DOKUMENTASI BAHASA RONGGA

subglobal2 link | subglobal2 link | subglobal2 link | subglobal2 link | subglobal2 link | subglobal2 link | subglobal2 link
subglobal3 link | subglobal3 link | subglobal3 link | subglobal3 link | subglobal3 link | subglobal3 link | subglobal3 link
subglobal4 link | subglobal4 link | subglobal4 link | subglobal4 link | subglobal4 link | subglobal4 link | subglobal4 link
subglobal5 link | subglobal5 link | subglobal5 link | subglobal5 link | subglobal5 link | subglobal5 link | subglobal5 link
subglobal6 link | subglobal6 link | subglobal6 link | subglobal6 link | subglobal6 link | subglobal6 link | subglobal6 link
subglobal7 link | subglobal7 link | subglobal7 link | subglobal7 link | subglobal7 link | subglobal7 link | subglobal7 link
subglobal8 link | subglobal8 link | subglobal8 link | subglobal8 link | subglobal8 link | subglobal8 link | subglobal8 link

Pedahuluan

Tujuan

Proyek penelitian ini bertujuan membangun arsip bahasa dan budaya Rongga yang kelak akan bisa dipakai sebagai acuan yang mengandung data dan berbagai acuan lain untuk studi dan analisis lanjutan, serta program terapan untuk masyarakat tutur Rongga. Selama kurun waktu proyek ini (2004-2006), berbagai jenis data dikumpulkan, termasuk diantaranya rekaman audio dan video, catatan etnografis berdasarkan wawancara dan observasi lapangan, serta deskripso antropologis dan linguistik lainnya. Di akhir penelitian, buku tatabahasa serta kamus sederhana sudah akan tersusun.

Proyek penelitian ini juga bermaksud membantu masyarakat tutur Rongga serta institusi di daerah yang terkait agar mampu mengembangkan kesadaran dan ketrampilan untuk pemertahanan bahasa. Ini dicapai dengan pelatihan dan partisipasi aktif kelompok tutur dalam penelitian dokumentasi. Materi ajar akan dikembangkan dalam tahun ketiga proyek.

Bahasa Rongga

Penutur bahasa Rongga ada sekitar 4000 orang, utamanya di desa Tanarata, Bamo, dan Watunggene di Kabupaten Manggarai, Flores. Tetapi ada juga sedikit penutur bahasa Rongga yang ditemukan di desa sebelahnya, Waelengga. Desa-desa ini termasuk wilayah kecamatan Kota Komba. Bahasa Rongga merupakan satu dari beberapa bahasa kecil rumpun Austronesia yang mengelompok yang terletak diantara Manggarai timur, berbatasan dengan kapubaten Ngadha. Manggarai adalah bahasa terbesar di Flores, dengan penutur sekitar setengah juta, tersebar di Manggarai barat dan timur dalam wilayah seluas 7136,4 km2, hampir sepertiga dari luas Flores. Ngadha, yang juga disebut Bajawa dengan penutur sekitar 66000 orang dipakai oleh orang Ngadha, disebelah timur Rongga. Bahasa-bahasa kecil disekitar Rongga adalah Waerana, Kepo' dan Manus.

| | Hubungi: Wayan.Arka@anu.edu.au | ©2004 I Wayan Arka